”Islam Mengajarkan Kebencian Terhadap Nonmuslim”, Satu Lagi Kebohongan ali sina

 Dalam tulisannya ”Kenapa Saya Meninggalkan Islam”, Ali Sina menyebutkan alasannya bahwa dia muak dengan agama Islam yang mengajarkan kebencian dan kekerasan. Menurutnya ajaran ini terdapat di dalam Al Quran, lihat kutipan berikut

Setelah hidup di dunia barat selama beberapa tahun lamanya dan diterima dengan baik oleh orang-orang dari berbagai agama atau yang tak beragama sekalipun, yang mencintai saya dan menerima saya sebagai kawan mereka, aku tidak dapat lagi menerima mandat-mandat Quran sebagai firman Tuhan.

Ayat Al Quran yang dia maksud adalah QS 58:22, QS 3:118-120, QS 5:51
Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menetang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka Itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Golongan Allah itulah Golongan yang beruntung.(QS Al Mujadilah 22)

Begitulah ali sina ini, dia menafsirkan ayat ini sebagai ajaran agar orang Muslim membenci orang nonmuslim. Aneh sekali dia ini, dia berkata membaca Al Quran tetapi kenapa dia tidak memahami kata-kata orang-orang yang menetang Allah dan Rasul-Nya. Adakah kata itu berarti setiap orang nonmuslim? tidak, tidak inilah kebohongan ali sina, kata itu berarti ditujukan untuk mereka orang kafir yang memerangi Nabi Muhammad SAW dan kaum muslimin. Hal ini akan tampak lebih jelas pada ayat berikut

Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan adil terhadap orang-orang yang tidak memerangi kamu dalam agama dan tidak mengusir kamu dari kampung-kampungmu sebab Allah senang kepada orang-orang yang adil. Allah hanya melarang kamu bersahabat dengan orang-orang yang memerangi kamu dalam agama dan mengusir kamu dari kampung-kampungmu dan saling bantu-membantu untuk mengusir kamu ,barangsiapa bersahabat dengan mereka maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.(QS Al Mumtahanah 8&9)
Sudah jelas dari ayat ini bahwa untuk orang nonmuslim yang tidak memerangi agama Islam maka orang Islam diharuskan berbuat baik dan berlaku adil. Apakah ini yang dimaksud Islam mengajarkan kebencian? Sungguh penafsiran ali sina itu benar-benar menyesatkan. Apakah yang dia maksudkan bahwa orang islam harus berkasih sayang juga atau menjadikan sahabat kepada mereka yang memerangi orang Islam atau kepada mereka yang mengusir orang islam dari kampung halamannya? Itu bukan kasih sayang ali sina tetapi kebodohan dan Al Quran sendiri menyebutnya kezaliman.

Bayangkan saja ketika ada orang yang menyerang kita lantas kita menyambutnya  dengan lambaian kasih sayang sambil berkata ”wahai sahabatku ini ini silakan kau tusuk diriku dimana saja kau suka, aku tidak akan melukaimu sedikitpun karena aku sangat menyayangimu, Mari mari sahabatku”. Begitukah kasih sayang wahai ali sina? Kasih sayang orang yang sakit atau tidak waras. Saat seperti itu yang dilakukan adalah pembelaan diri bukan dengan kasih sayang konyol yang tidak jelas. ali sina sepertinya anda tidak mengerti makna kasih sayang sama sekali.

Bayangkan ketika ada orang yang mengusir kita dari rumah kita secara paksa, lantas apakah kita akan menyayangi mereka dan menjadikan mereka sebagai sahabat? Apa anda akan seperti itu wahai ali sina. Kalau iya alangkah bodohnya anda ini, sepertinya pikiran ada ini mesti diperiksa.

Selanjutnya ali sina ini mempermasalahkan ayat berikut
Hai orang-orang yang beriman, Jangan kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin-pemimpinmu, sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barang siapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka (QS Al Maidah: 51).

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu(karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan kemudaratan bagimu). Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah kami terangkan kepadamu ayat-ayat(kami) jika kamu memahaminya. (QS Ali Imran: 118).
Bukankah ayat ini sama seperti sebelumnya, untuk apa orang Islam menjadikan Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin mereka, adalah selayaknya orang Islam menjadikan pemimpin mereka dari kalangan Islam. Dan bukankah begitu pula Yahudi dan Nasrani menjadikan pemimpin mereka adalah dari kalangan mereka sendiri. Apa masalahnya?

Kemudian sebagai teman kepercayaan, bukankah jelas bahwa ayat itu bermaksud agar jangan menjadikan teman kepercayaan terhadap orang yang memerangi orang Islam baik secara nyata maupun sembunyi-sembunyi. Yang secara nyata ini memang cukup jelas tetapi bagaimana dengan mereka orang yang memerangi Islam secara sembunyi-sembunyi, di luar tampak baik tetapi dalam hatinya penuh kebencian dan berusaha menimbulkan kemudaratan bagi orang Islam. Oleh karena itulah Al Quran menyatakan jangan menjadikan teman kepercayaan kepada orang di luar kalangan Islam cukup dengan berbuat baik dan berlaku adil.

Lihatlah pernyataan ali sina terhadap ayat-ayat Al Quran di atas dalam kutipan berikut

 saya mengalami sendiri bahwa perkataan2 di atas itu salah lihatlah buktinya di krisis Bosnia dan Kosovo, dimana negara-negara kristen mengadakan perang terhadap sesama negara kristen untuk membebaskan orang-orang muslim. Banyak dokter2 Yahudi yang sukarela menolong pengungsi-pengungsi Kosovo, meskipun pada kenyataannya selama perang dunia II,orang-orang Muslim Albania memihak Hitler dan menolong dia membantai orang-orang Yahudi. Semakin jelas bagi saya bahwa orang-orang muslim diterima oleh orang-orang diseluruh dunia,tapi meskipun demikian nabi kita ingin kita membenci mereka, mengucilkan diri kita dari mereka, memaksa menerima cara kita hidup atau membunuh mereka, menundukkan mereka dan memaksa mereka membayar jizyah. Sungguh tolol! Sangat menyedihkan! Sungguh tak berperikemanusiaan!.

Pernyataan yang tendensius sekali dengan kebencian terhadap Islam . ali sina berkata”lihatlah buktinya di krisis Bosnia dan Kosovo, dimana negara-negara kristen mengadakan perang terhadap sesama negara kristen untuk membebaskan orang-orang muslim. Banyak dokter2 Yahudi yang sukarela menolong pengungsi-pengungsi Kosovo”
Data dari mana itu, mana sumbernya, kalau Cuma desas-desus apa gunanya. Seandainya benar jadi kenapa?, tidak ada dalam islam yang beranggapan semua orang kristen dan Yahudi itu buruk semua, mana ada itu cuma persepsi buruk anda saja.

”meskipun pada kenyataannya selama perang dunia II,orang-orang Muslim Albania memihak Hitler dan menolong dia membantai orang-orang Yahudi”. Aneh, sekali lagi berita dari mana itu kalau cuma dari mulut anda jelas tidak bisa dipercaya karena anda jelas sekali seorang pembohong. Siapa sebenarnya yang terlibat perang dunia II adakah negara-negara muslim? Hitler dan orang-orangnya adakah mereka muslim? Jelas sekali mereka nonmuslim, jadi kebencian dan pembantaian terhadap Yahudi dilakukan oleh mereka Hitler dan orang-orangnya yang suda jelas nonmuslim. Logika pincang anda itu mesti diobati ali sina.

”Semakin jelas bagi saya bahwa orang-orang muslim diterima oleh orang-orang diseluruh dunia”. Anda pura-pura bodoh atau memang bodoh ali sina lihat kumpulan berita Islamphobia Swaramuslim.net wwwpakdenono.com begitukah maksud anda orang muslim diterima di seluruh dunia. Perusakan Masjid, pelecehan orang Islam, tulisan yang merendahkan Islam(seperti tulisan anda ali sina), pelarangan jilbab sampai tindak kekerasan kepada orang muslim, begitukah diterima di seluruh dunia. Jangan tendensius ali sina, sungguh anda benar-benar pincang. Tentu kami tidak tendensius seperti anda untuk mengatakan bahwa orang islam selalu dilecehkan, yang kami maksud ada sebagian orang yang tidak menerima Islam berusaha untuk merendahkan dan melecehkan orang islam.

”tapi meskipun demikian nabi kita ingin kita membenci mereka, mengucilkan diri kita dari mereka, memaksa menerima cara kita hidup atau membunuh mereka, menundukkan mereka dan memaksa mereka membayar jizyah”
nabi anda ali sina yang seperti itu, tidak usah bawa-bawa kata kita sungguh anda dan orang pro anda jelas berbeda dengan umat Islam. Nabi kami umat islam Nabi Muhammad SAW tidak menyuruh kami membenci mereka(lihat lagi pembahasan diatas), Nabi Kami tidak memaksa(bagimu agamamu dan bagiku agamaku QS Al Kafirun :6), Nabi kami tidak mengajarkan kami membunuh mereka yang tidak mau menerima Islam, tidak ada masalah dengan jizyah, itu sama saja dengan pajak bagi negara dan tentu wajar sekali kalau orang nonmuslim pada masa pemerintahan Nabi Muhammad SAW diharuskan memabayarnya karena mereka mendapat perlindungan dari pemerintahan Islam bagi harta dan  nyawa diri beserta keluarga mereka. Islam jelas adil ali sina, anda saja yang selalu pincang.

”Sungguh tolol! Sangat menyedihkan! Sungguh tak berperikemanusiaan!”. Benar sekali ali sina, anda memang sangat tolol dan sangat menyedihkan. Fitnah dan Hinaan anda terhadap Allah, Nabi Muhammad SAW, Islam dan Umat Islam itu jelas menyakiti umat Islam. Sungguh itu adalah alasan cukup untuk menyebut anda sebagai tak berperikemanusiaan.

Note: Tulisan ditulis oleh salah seorang dari kami  dan ditampilkan oleh saudara Husain

0 Responses to “”Islam Mengajarkan Kebencian Terhadap Nonmuslim”, Satu Lagi Kebohongan ali sina”



  1. No Comments Yet

Leave a Reply




a

Recent Comments

GRAVATAR_B on Faithfreedom Hanyalah Sekumpul…
noname on Sisi Buruk Interpretasi

 

September 2007
M T W T F S S
« Aug    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Klik tertinggi

  • None

Blog Stats

  • 11,618 hits